9 Trik Melepas Empeng dari Anak

Tentunya, semakin awal Mama melakukan, semakin baik. Umumnya, menghentikan kebiasaan mengempeng saat masih bayi jauh lebih mudah dibandingkan ketika sudah memasuki usia batita. Alasannya, bayi hanya mampu menangis dan biasanya lebih mudah dialihkan perhatiannya. Sedangkan pada usia batita, anak sudah mampu berkomunikasi dan lebih sulit diberikan pengertian karena egonya pun sedang tinggi. Kendati demikian, tetap masih ada harapan kok, Mam. Ada beberapa trik yang dapat dicoba, berikut di antaranya:

Tips Melepas Empeng

  1. Bersiasatlah. Ada banyak siasat dan beberapa orangtua telah membuktikan keberhasilannya. Salah satunya, merayakan ulang tahun keduanya, namun harus bersedia “berpisah” dari empengnya. Bila perlu, biarkan anak membuang sendiri empengnya ke tempat sampah, misal. Dengan melakukan sendiri, anak mengetahui secara nyata bahwa empengnya sudah tidak ada. Berikan alasan yang masuk akal dan sampaikan dengan bahasa sederhana. Contoh, “Usia Adik sekarang bertambah, pertanda sudah semakin besar, tidak perlu lagi mengempeng.” Kemungkinan anak akan merengek di awal, menghadapi kondisi ini orangtua harus bersikap tegas dan teguh. Jangan mudah kasihan dan akhirnya malah membatalkan keputusan sehingga memberikan kesempatan untuk menggunakan empeng kembali. Bisa-bisa si anak malah semakin sulit melepaskan empengnya.
  2. Jangan ganti empeng yang rusak. Umumnya, bagian ujung empeng akan robek-robek bila sudah lama digunakan. Nah, jangan ganti dengan empeng yang baru, melainkan beri pengertian pada si batita bahwa empengnya sudah rusak dan tidak bisa dipergunakan lagi. Minta si kecil untuk mengamati empengnya yang rusak itu dan membuangnya sendiri. Dengan demikian si batita menyadari bahwa empengnya memang sudah tidak mungkin dipergunakan lagi karena sudah tidak ada.
  3. Ucapkan selamat tinggal. Batita umumnya sudah memahami konsep sederhana sebab akibat. Sampaikan bahwa empengnya akan diberikan kepada bayi yang baru dilahirkan, karena bayi lebih membutuhkan. Mintalah seseorang untuk menyampaikan. Misalnya, minta bantuan kepada dokter keluarga untuk menyampaikan, lalu biarkan batita mengantarkan atau menyerahkan empengnya langsung kepada dokter.
  4. Lakukan secara bertahap. Memisahkan langsung si batita dengan empengnya, memang bukan pekerjaan mudah. Untuk itu, lakukan secara bertahap. Pilihlah cara yang paling masuk di akal dan lembut. Mama bisa mengawali dengan membatasi empeng untuk waktu-waktu atau tempat-tempat tertentu.

Berikut ini adalah informasi lebih mengenai kursus TOEFL di Jakarta “ https://lesbahasainggris.co.id/kursus-toefl-jakarta/