Tanamkan Keselamatan Di Jalan Sejak Dini

Orangtua berperan besar dalam membentuk budaya berkeselamatan di jalan pada anak. Sungguh mengkhawatirkan, hampir setiap hari kita mendapati berita tentang kecelakaan melalui media. Menurut Hotma Simanjuntak selaku Plt. Direktur Keselamatan Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, kejadian ini lebih banyak disebabkan oleh perilaku masyarakat yang abai terhadap aturan. “Bisa dibilang kecelakaan dimulai dari adanya pelanggaran.

Terkadang, orang yang tertib di jalan malah dianggap aneh. Pelanggaraan lalu lintas dilakukan secara bersamaan sehingga tidak ada yang mengontrol.” Karena itulah, lanjut Hotma, disiplin di jalan perlu ditanamkan pada anak sejak dini hingga kelak bisa menjadi budaya yang melekat hingga dewasa. Bagaimana caranya? Tentu orangtua perlu menjadi panutan yang baik.

Agar Anak Aman dan Selamat ke Sekolah

Seperti yang diutarakan Ibu Ninoek Widiono, Mama dari Genoveva Amitya Duhita atau Tya (11). Putri dari Ibu Ninoek adalah siswi kelas 5 SD Strada Unit Pejaten yang menjadi Duta Keselamatan Jalan untuk Anak. “Saya sadar keselamatan di jalan harus ditanamkan sejak dini. Kita sebagai orangtua harus menjadi teladan dalam berperilaku berkeselamatan di jalan sehingga anak dan keluarga serta orang lain dapat terselamatkan.

Kalau naik motor, misalnya, meskipun dalam jarak dekat harus tetap memakai helm, saat di mobil harus memasang seatbelt, menghormati pengguna jalan saat di jalanan, menaati rambu lalu lintas, tidak membiarkan anak mengendarai kendaraan bermotor sebelum berusia 17 tahun apalagi belum punya SIM.”

Menurut Ibu Ninoek, putrinya sering mengingatkan agar ia langsung menggunakan seatbelt begitu menyala kan me sin mobil. “Tya menggagas fa silitas Zoss (Zona Selamat Sekolah) di se kolahnya. Dengan adanya rambu – rambu dan sarana keselamatan di zona tersebut, diharapkan pengguna jalan lebih berhati-hati sehingga angka kecelakaan di area sekolah dapat ditekan seminimal mungkin. “ Ibu Ninoek pun berharap Kementerian Perhubungan dapat membuat fasilitas Zoss di sekolah-sekolah lainnya. Tentu itu juga merupakan harapan para semua orangtua.

Keselamatan anak sangatlah penting diperhatikan untuk orangtua ketika mengantar anak ke sekolah terutama yang menggunakan sepeda motor. Namun selain hal itu juga pendidikan juga sangat penting sekali terutama pendidikan bahasa asing untuk anak. Berikut adalah informasi lebih mengenai lemabaga les bahasa Jerman di Jakarta “ http://pascal-edu.com/kursus-bahasa-jerman/