Apakah Kamu Tahu, Mengapa Kamu Suka Musik?

mengapa kamu suka musik

Seperti yang kita tahu bahwa Alat musik telah ditemukan sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Namun tidak ada yang tahu mengapa otak kita menyukai musik-musik tertentu. Atau bahkan semua jenis musik.

Mengapa setiap orang memiliki selera musik yang berbeda-beda. Apa selera musik kamu. Dan mengapa kamu menyukainya. Apakah itu berhubungan erat dengan masa lalumu ataukah ada dari unsur musik itu sendiri yang membuatmu menyukainya.

Ketika kamu mendengarkan musik entah itu dari aplikasi musik hp kamu ataupun radio apa yang kamu rasakan, apakahkamu merasakan sesuatu? Mungkin sedikit ulasan  di bawah ini bisa memberikanmu sedikit pemahaman tentang reaksi kita saat kita mendengarkan musik. Dan mungkin ini sama dengan apa yang kamu rasakan saat kamu mendengarkan musik.

Para peneliti belum menemukan “pusat musik” di otak kita. Salah Satu studi menemukan bahwa ketika seseorang mendengarkan pada sebuah harmoni musik, seseorang mengalami peningkatan aktivitas di area pendengaran lobus temporal kanan. Beberapa penelitian telah menunjukkan lobus temporal menjadi salah satu wilayah kunci untuk memahami fitur musik tertentu. Tetapi ini bekerja erat dengan area di lobus frontal yang bertanggung jawab untuk membentuk sintaksis (atau struktur) musik yang bermakna.

Eksperimen tahun 2001 di McGill College menggunakan pemindaian otak untuk mempelajari mekanisme saraf yg terkadang bisa diinduksi oleh musik. Mereka menemukan bahwa struktur otak yang diaktifkan adalah wilayah yang sama terkait dengan rangsangan euforia lainnya, seperti makanan, seks, dan obat-obatan.

Mereka menemukan peristiwa menarik bahwa ketika seseorang mendengarkan musik Aliran darah di otak akan naik turun seperti mengikuti gelombang musik. Dan hal yang sama juga terjadi ketika seserang merasa gembira karena makanan dan seks. Karena stimulasi untuk makanan dan seks penting untuk kelangsungan hidup suatu organisme. mungkin juga musik juga memiliki peran yang sama dalam keberlangsungan hidup sebuah organisme.

Mungkin tidak ada alasan mengapa otak kita menyukai musik. Musik memang seperti bisa menyimpan memory tertentu meskipun sebenarnya otak kita lah yang menyimpan memory terebut dan musik bekerja hanya sebagai “pengambil” memory terebut untuk kemudian dipikirkan dalam pikiran kita saat ini.