jalan cerita White Bird In A Blizard , Kisah Liar Nya Seorang Remaja Wanita

Film yang disutradarai dan ditulis oleh Gregg Araki ini bersetting di tahun 80’an dan diadaptasi dari novel Laura Kasichke, Shailene Woodley memerankan seorang perempuan remaja bernama Kat yang tumbuh dewasa sendiri tanpa bimbingan seorang ibu, yang sejak ia kecil telah menghilang. Dengan berjalannya waktu menuju dewasa, ia bereksplorasi sendiri menyangkut orientasi kehidupan seksualnya.

Di film White Bird in a Blizzard, Shailene tampil dalam adegan yang terbilang sangat berani, yaitu adegan dewasa dimana dirinya harus tampil polos tanpa busana. Peran yang dimainkannya adalah murni tana paksaan dan senang hati sebagai pengalama baru di dunia film. Terlihat pada trailer, Shailene dari awal sampai akhir melakukan adegan ciuman, Shailene dan partnernya (Shiloh Fernandez) berciuman di klub, di kolam renang, di lorong sekolah dan di tempat tidur.

 

Awards: 

  • Academy of Science Fiction, Fantasy & Horror Films, USA 2015: Nominee Best DVD/Blu-Ray Release
  • Chlotrudis Awards 2015: Nominee Best Supporting Actress
  • Deauville Film Festival 2014: Nominee Gregg Araki
  • Gijón International Film Festival 2014: Nominee Best Film

 

Director : Gregg Araki

Writer : Gregg Araki, Laura Kasichke

Casts : Shailene Woodley, Eva Green, Christoper Meloni
IMDB

Link :  Film semi terbaru

 

Film Drama Thriller satu ini cukup asik buat ditonton, apalagi Shailene Woodley merupakan pemeran utama dan terdapat scene yang sangat asik dari dia dalam film ini. Film White Bird in a Blizzard sendiri bercerita tentang Kat (Shailene Woodley) gadis berusia 17 tahun yang mengetahui bahwa ibunya Eve (Eva Green) menghilang tanpa jejak. Ibunya dulu adalah gadis nakal, pernikahannya dengan Brock membuatnya kehilangan masa mudanya. Ayahnya Brock (Christopher Meloni) lalu melaporkan hal tersebut pada polisi.

Saat ibunya menghilang, Kat mencoba biasa saja. Anehnya, setelah ibunya menghilang, pacar Kat yang bernama Phil (Shiloh Fernandez) seakan menutup diri dan bertingkah aneh. Detektif Scieziesciez yang menangani kasusnya mengatakan bahwa kemungkinan Brock, ayah Kat mengetahui keberadaan Eve. Namun tanpa cukup bukti Detektif Scieziesciez tak bisa menangkapnya. Kat sendiri tak ingin mempercayai pernyataan tersebut.

Namun pada akhirnya, semuanya terungkap setelah Brock mabuk dan mengaku bahwa ia sendiri yang membunuh istrinya Eve setelah ketahuan sedang bercumbu dengan pacar Kat, Phil. Meski secara premis terbilang bagus, tapi sayang sang director tidak menyiapkan efek kejut yang baik, Thriller menegangkan berbalur mistery sungguh sayang untuk diungkap dengan begitu saja.